Tulisan Populer
-
Kata seudati berasal dari bahasa Arab syahadati atau syahadatain , yang berarti kesaksian atau pengakuan. Selain itu, ada pula yang m...
-
NAD PP. Nurul Huda Desa Keude Trumon Trumon Aceh Selatan NAD NAD PP. Ashhabul Yamin Jln Tgk Chik Diribe Chik Bakongan Aceh Selatan NAD N...
-
Musim buah jamblang (jambe kleng) sudah mulai kembali di Aceh, pemandangan pedagang buah ini juga terlihat di seputaran kota Banda Aceh. ...
-
Setiap daerah memiliki ragam tradisi masing-masing untuk menyambut hari raya Idulfitri, tak terkecuali di Aceh. Sebagai wilayah yang hampir...
-
Ini berada di tengah panorama alam yang indah dan alami. Di sekitarnya terdapat banyak pohon durian , pada musim durian banyak yang berju...
-
Banyak keunikan pernikahan di indonesia,yang menjadikan ragam budaya kita sangat kaya seni ,mungkin keragaman itu membuat kita kepengen ...
-
Hukom ngon adat han jeut cre, lagee zat ngon sipheuet (hukum dengan adat tidak boleh pisah, layaknya zat dengan sifat). Sebagaimana ya...
-
Berada di Desa Lam Leuot Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. Dari arah jalan raya Medan-Banda Aceh menuju ke waduk ini bisa kita tempuh s...
-
Tidak banyak masyarakat sekitar Banda Aceh mengetahui kedudukan desa Ujong Pancu, salah satu desa dalam kecamatan Peukan Bada, Banda Aceh. ...
-
Merupakan salah satu tarian Aceh yang berasal dari Aceh. Nama Ratéb Meuseukat berasal dari bahasa Arab yaitu ratéb asal kata ratib art...
Makam Ulama Aceh
Resep Kuliner Aceh
Budaya Aceh
Kuliner Aceh
Kesan Tentang Aceh
Ulama Aceh
Tempat Wisata
........Zona Iklan........
Kuah Pliek-U, Gulai Para Raja
Masakan atau gulai khas Aceh.
Mesjid Raya Baiturrahman
Saksi bisu sejarah Aceh.
Tari Saman
Satu ciri menarik dari tari Aceh
Prev
1
2
3
Next
Wednesday, 15 August 2012
Sekda: Perlu Gerakan Penyelamatan Warisan Budaya Aceh
Published :
Wednesday, August 15, 2012
Author :
Ridha
Banda Aceh - Sekretaris Daerah Provinsi Aceh Teuku Setia Budi mengatakan perlu gerakan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan warisan budaya dan benda-beda sejarah peninggalan masa lalu. “Semua pihak harus memiliki kepedulian dalam upaya penyelamatan warisan budaya dan benda-benda sejarah peninggalan masa lalu itu,” katanya di Banda Aceh, Rabu [20/06] .
Hal tersebut disampaikan Teuku Setia Budi usai peluncuran buku biografi berjudul “Harun Keuchik Leumiek Penyelamat Warisan Budaya”. Teuku Setia Budi meyakini masih banyak warisan budaya dan benda sejarah Aceh berusia ratusan tahun lalu yang kini belum semuanya tergali dengan baik sebagai upaya penyelamatannya.
Karena itu Sekda memberikan apresiasi kepada tokoh Aceh H Harun Keuchik Leumiek yang mengumpulkan dan mengoleksi benda-benda sejarah warisan budaya masa silam.
“Benda-benda sejarah yang dikumpulkan selama puluhan tahun itu kini masih bisa kita saksikan bersama karena tersimpan di museum pribadi H Harun Keuchik Leumiek. Apa yang dilakukan itu sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian pusaka Aceh,” katanya.
Terkait dengan buku biografi “Harun Keuchik Leumiek Penyelamat Warisan Budaya”, Sekda mengatakan sosok budayawan yang juga wartawan senior Aceh itu patut mendapat apresiasi.
“Harun Keuchik Leumiek adalah salah satu dari segelintir orang di negeri ini yang punya kepedulian terhadap warisan budaya lokal,” katanya.
Di Museum “Haji Harun Keuchik Leumiek” di kawasan Simpang Surabaya Kota Banda Aceh itu menyimpan berbagai benda sejarah, antara lain ratusan jenis perhiasan emas kuno yang umumnya merupakan perhiasan emas Aceh.
Kemudian puluhan jenis koleksi kain sutera Aceh, stempel kerajaan, Al Quran tulisan tangan yang dibuat pada abad ke-13, berbagai senjata tajam tradisional, ratusan koin kerajaan aceh, serta berbagai benda pusaka lainnya yang tidak pernah dilihat di tempat lain.
Sekda menjelaskan, pengumpulan benda-benda pusaka tersebut diperolehnya dengan cara yang tidak mudah, sebab melalui perjalanan yang melelahkan karena harus keluar masuk perkampungan hingga ke desa pedalaman di Aceh.
sumber : beritasore.com (Visit This Website Now)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kategori
Aceh Barat
(7)
Aceh Barat Daya
(5)
Aceh Besar
(12)
Aceh Darussalam
(90)
Aceh Jaya
(5)
Aceh Selatan
(6)
Aceh Singkil
(6)
Aceh Tamiang
(1)
Aceh Tempo Dulu
(3)
Aceh Tengah
(8)
Aceh Tenggara
(2)
Aceh Timur
(3)
Aceh Utara
(5)
Alat Musik Tradisional Aceh
(2)
Berita Aceh
(150)
Budaya Aceh
(11)
Desa Wisata Lubuk Sukon
(4)
Ensiklopedia Bahasa Aceh
(11)
Hotel Aceh
(9)
Kabupaten Bener Meriah
(4)
Kabupaten Bireun
(1)
Kabupaten Gayo Lues
(3)
Kabupaten Pidie
(1)
Kerajaan Aceh
(5)
Kerajinan Aceh
(2)
Kesan Tentang Aceh
(9)
Kota Banda Aceh
(8)
Kota Langsa
(2)
Kuliner Aceh
(21)
Makam Ulama Aceh
(9)
Mesjid Bersejarah Aceh
(12)
Peninggalan Musibah Tsunami
(1)
Permainan Rakyat
(5)
Pesantren Aceh
(3)
Pulau Weh
(2)
Rempah-rempah Aceh
(3)
Resep Masakan Aceh
(23)
Sabang
(3)
Sejarah Aceh
(18)
Senjata Tradisonal Aceh
(1)
Simeulue
(1)
Souvenir Aceh
(3)
Subulussalam
(5)
Tarian Tradisional Aceh
(18)
Tips Pariwisata
(6)
Tokoh Aceh
(2)
Tradisi Aceh
(4)
Ulama Aceh
(22)
Video
(1)
Warisan Budaya Aceh
(6)
museum tsunami aceh
(1)
Tarian Aceh
Wisata Lainnya
Hotel Aceh
Sejarah Aceh
Archive
-
▼
12
(376)
-
▼
August
(126)
-
▼
Aug 15
(12)
- Zona Pantun Aceh
- Budidayakan “Grupel” , Kenapa Tidak !
- Enaknya Rujak Mameh Aceh ! Ini ada Resepnya
- Pembentukan FP3RL, Untuk Selamatkan Peninggalan Re...
- Ini Pemenang Sayembara Logo Festival Danau Lut Taw...
- “Beguru” Dalam Adat Gayo
- Ini Nama-nama Senjata Urang Gayo
- Sekda: Perlu Gerakan Penyelamatan Warisan Budaya Aceh
- 17 Bupati Penjaga Kelestarian Budaya
- Gemericik Sapu Terdengar Seperti Irama yang Indah
- Mudik ke Aceh, Tompi Gelar Tradisi Potong Daging
- Lebaran Hari Pertama, Ziarah Kubur dan Bersebuku
-
▼
Aug 15
(12)
-
▼
August
(126)
Pesan
1.Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.
2.Blog ini sungguh banyak sekali kekurangan, kami menerima kritik dan saran yang membangun blog supaya lebih bagus lagi.
3.Untuk mempermudah meng-akses lewat ponsel tambahkan /?m=1 di depan URL kami. contoh http://onlyceh.blogspot.com/?m=1 (Biaya murah).
4. Ingin tulisan atu karya anda tampil di blog ini, mudah saja ! silahkan share di Facebok dan kami akan menyertakan sumber dari anda.
5. Tinggalkan komentar anda (jika berkenan) dan Insyaallah kami akan follow anda.
6. Isi tulisan blog ini boleh di copas asalkan menyantumkan sumber aslinya.(Biar Sportif).
7. Saleum lon keu mandum ureung, meu'ah lon lakee meunyo na salah.
2.Blog ini sungguh banyak sekali kekurangan, kami menerima kritik dan saran yang membangun blog supaya lebih bagus lagi.
3.Untuk mempermudah meng-akses lewat ponsel tambahkan /?m=1 di depan URL kami. contoh http://onlyceh.blogspot.com/?m=1 (Biaya murah).
4. Ingin tulisan atu karya anda tampil di blog ini, mudah saja ! silahkan share di Facebok dan kami akan menyertakan sumber dari anda.
5. Tinggalkan komentar anda (jika berkenan) dan Insyaallah kami akan follow anda.
6. Isi tulisan blog ini boleh di copas asalkan menyantumkan sumber aslinya.(Biar Sportif).
7. Saleum lon keu mandum ureung, meu'ah lon lakee meunyo na salah.
Blogger Sahabat
- www.4visitaceh2013. blogspot.com
- www.acehdigital.com
- www.acehwaiting.blogspot.com
- www.amazingaceh.blogspot.com
- www.kekayaanaceh.blogspot.com
- www.safri4di.wordpress.com
- www.visit-aceh-2013.blogspot.com
- www.visitaceh2013.info
- www.visitaceh2013.multiply.com
- www.visitacehdarussalam. blogspot.com
- www.visittoaceh.blogspot.com
- www.wonderfulaceh.wix.com
- www.zonaaceh.blogspot.com















0 comments:
Post a Comment