Tari Ranup Lampuan adalah salah satu tarian tradisional Aceh yang ditarikan oleh para wanita. Tarian ini biasanya ditarikan untuk penghormatan dan penyambutan tamu secara resmi. Tari Ranup Lampuan dalam bahasa Aceh, berarti sirih dalam puan. Puan adalah tempat sirih khas Aceh. Karya tari yang berlatar belakang adat istiadat masyarakat Aceh, khususnya adat pada penyambutan tamu. Secara koreografi tari ini menceritakan bagaimana dara-dara Aceh menghidangkan sirih kepada tamu yang datang, yang geraknya menceritakan proses memetik, membungkus, meletakkan daun sirih ke dalam puan, sampai menyuguhkan sirih kepada tamu yang datang.
Tulisan Populer
-
Takengon | Lintasgayo.com - Logo karya Amie nomor urut 59 akhirnya ditetapkan sebagai pemenang sayembara logo Festival Danau Lut Tawar 201...
-
NAMA-NAMA PEJUANG YANG AKAN DIUSULKAN MENJADI PAHLAWAN NASIONAL INDO NESIA Sultan Ali Mughyatsyah (1509 – 1530) Pembangun Keraja-an A...
-
Terletak di Desa Sawang, Kecamatan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan, Propinsi Nanggro Aceh Darussalam.Bisa diakses menggunakan kendaraan...
-
Aceh sangat kaya dengan budaya, di antaranya adalah tarian. Berbagai jenis tarian ini dapat kita jumpai pada acara seperti pembukaan su...
-
1. Koran Serambi Indonesia Serambi Indonesia , adalah sebuah suratkabar harian yang terbit di Banda Aceh, Aceh sejak 1989. Awalnya, ha...
-
Kabupaten Simeulue beribukota di Sinabang. Kabupaten Simeulue adalah Kepulauan yang berada kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat ...
-
1. Green Peace Indonesia 2. PUSA ( persatuan Ulama Seluruh Aceh) 3. YAKKUM Emergency Unit 4. UKM-BSPD : Bakti Sosial Pembanguan De...
-
Ini merupakan gambar dari tarian Aceh, untuk melihat deskripsi atau penjelasannya bisa langsu...
-
Tidak banyak masyarakat sekitar Banda Aceh mengetahui kedudukan desa Ujong Pancu, salah satu desa dalam kecamatan Peukan Bada, Banda Aceh. ...
-
Tari Ranup Lampuan adalah salah satu tarian tradisional Aceh yang ditarikan oleh para wanita. Tarian ini biasanya ditarikan untuk penghor...
Makam Ulama Aceh
Resep Kuliner Aceh
Budaya Aceh
Kuliner Aceh
Kesan Tentang Aceh
Ulama Aceh
Tempat Wisata
........Zona Iklan........
Kuah Pliek-U, Gulai Para Raja
Masakan atau gulai khas Aceh.
Mesjid Raya Baiturrahman
Saksi bisu sejarah Aceh.
Tari Saman
Satu ciri menarik dari tari Aceh
Prev
1
2
3
Next
Tuesday, 10 July 2012
Tarian Likok Pulo
Published :
Tuesday, July 10, 2012
Author :
Ridha
Tari Likok Pulo adalah tari yang berasal dari Aceh. Tarian ini lahir sekitar tahun 1849, diciptakan oleh seorang ulama tua berasal dari Arab yang hanyut di laut dan terdampar di Pulo Aceh. Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi, biasanya pertunjukan dilangsungkan pada malam hari bahkan jika tarian dipertandingkan dapat berjalan semalam suntuk sampai pagi. Tarian dimainkan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu.
Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Dua orang penabuh rapa’i berada di belakang atau sisi kiri dan kanan pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan, tangan, dan kepala. Gerakan tari pada prinsipnya ialah gerakan oleh tubuh, keterampilan, keseragaman atau kesetaraan dengan memfungsikan tangan sama-sama ke depan, ke samping kiri atau kanan, ke atas, dan melingkar dari depan ke belakang, dengan tempo mula lambat hingga cepat.
Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Dua orang penabuh rapa’i berada di belakang atau sisi kiri dan kanan pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan, tangan, dan kepala. Gerakan tari pada prinsipnya ialah gerakan oleh tubuh, keterampilan, keseragaman atau kesetaraan dengan memfungsikan tangan sama-sama ke depan, ke samping kiri atau kanan, ke atas, dan melingkar dari depan ke belakang, dengan tempo mula lambat hingga cepat.
Tarian Laweut
Published :
Tuesday, July 10, 2012
Author :
Ridha
Tari Laweut adalah tari yang berasal dari Aceh. Laweut berasal dari kata Selawat, sanjungan yang ditujukan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Sebelum sebutan laweut dipakai, pertama sekali disebut Akoon (Seudati Inong). Laweut ditetapkan namanya pada Pekan Kebudayaan Aceh II (PKA II). Tarian ini berasal dari Pidie dan telah berkembang di seluruh Aceh.
Gerak tari ini, yaitu penari dari arah kiri atas dan kanan atas dengan jalan gerakan barisan memasuki pentas dan langsung membuat komposisi berbanjar satu, menghadap penonton, memberi salam hormat dengan mengangkat kedua belah tangan sebatas dada, kemudian mulai melakukan gerakan-gerakan tarian.
Gerak tari ini, yaitu penari dari arah kiri atas dan kanan atas dengan jalan gerakan barisan memasuki pentas dan langsung membuat komposisi berbanjar satu, menghadap penonton, memberi salam hormat dengan mengangkat kedua belah tangan sebatas dada, kemudian mulai melakukan gerakan-gerakan tarian.
Friday, 29 June 2012
Mesjid Teungku Chik Kuta Karang
Published :
Friday, June 29, 2012
Author :
Ridha
Mesjid Teungku Chik Kuta Karang terletak di Desa Ulee Susu I Kemukiman Kuta Karang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Mesjid ini didirikan oleh Tgk. Chik Kuta Karang sekitar tahun 1860, dan telah direnovasi pada tahun 1997. Imam mesjid ini sekarang dipangku oleh Teungku Muhammad, sebagai penanggungjawab pelaksanaan ibadah dan kegiatan lainnya di masjid.
Baca Sejarahnya di (aceh.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=bukumasjid)
Mesjid Jamik Jantho
Published :
Friday, June 29, 2012
Author :
Ridha
Masjid ini terletak di Desa Weu Kemukiman Jantho Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Berjarak sekitar 60 km dari Banda Aceh, dan 28 km dari Saree. Informasi dari imam masjid menyebutkan bahwa masjid ini dipindahkan ke lokasi yang sekarang di tahun 1710 M. Sebelumnya masjid ini dibangun di Desa Jantho Lama sekitar tahun 1640 M, di masa pemerintahan Sultan Iskandar Thani (1636-1641 M)
Baca Sejarahnya di (aceh.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=bukumasjid)
Masjid Indrapurwa
Published :
Friday, June 29, 2012
Author :
Ridha
Menurut keterangan dari imam masjid, masjid ini dulu dibangun di Desa Pante Ara. Akibat abrasi, lokasi itu telah menjadi laut, pondasi mesjid itu masih terlihat saat air surut, kira-kira berjarak sejauh 2 kilometer dari bibir pantai. Kemudian masjid ini dipindahkan ke Desa Lam Badeuk Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar.
Baca Sejarahnya di (aceh.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=bukumasjid)
Masjid Indrapuri
Published :
Friday, June 29, 2012
Author :
Ridha
Mesjid ini terletak di Pasar Indrapuri Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, berjarak sekitar 24 km ke arah Utara Kota Banda Aceh. Bangunan mesjid berdiri di atas tanah seluas 33.875 m2, dipinggir sungai yang memisahkan Pasar Indrapuri dengan jalan raya Medan-Banda Aceh. Ukuran masjid 18.8 x 18.8 meter, dan tinggi 11.65 meter.
Baca Sejarahnya di (aceh.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=bukumasjid)
Wednesday, 20 June 2012
Masjid Baiturrahim
Published :
Wednesday, June 20, 2012
Author :
Ridha
Masjid Baiturrahim - Ulee Lheue adalah masjid di kemukiman Meuraxa, Desa Ulee Lheue, kira-kira berjarak 5 kilometer dari kota Banda Aceh. Masjid ini dibangun pada tahun 1343 H, bertepatan dengan tahun 1926 M. Masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi, terakhir sempat rusak dalam terjangan tsunami 26 Desember 2004. Pada gambar di atas, tampak masjid Baiturrahim yang telah dipugar setelah tsunami.
Baca Sejarahnya di (aceh.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=bukumasjid)
Tuesday, 12 June 2012
Tuesday, 15 May 2012
Pasang Iklan
Published :
Tuesday, May 15, 2012
Author :
Ridha
Pemasangan Iklan
(Alhamdulillah kini Blog OA -Only Aceh- sudah menyediakan kolom iklan di sidebar)
Apakah anda ingin memasang iklan merek/produk dagang di blog kami? Kami dengan senang hati menerimanya dan kami yakin iklan anda akan sangat mudah diterima oleh khalayak ramai.
Apakah anda ingin memasang iklan merek/produk dagang di blog kami? Kami dengan senang hati menerimanya dan kami yakin iklan anda akan sangat mudah diterima oleh khalayak ramai.
Syarat iklan :
1. ukuran width 190, height 300 (maklum agar sesuai dengan sidebar)
2. harga Rp. 10.000/bulan,-
3. apabila anda perlu kami juga bisa mendasain iklan anda (dengan syarat memberikan beberapa foto tentang produk anda), tidak dipungut biaya.
4. iklan tidak mengandung unsur negatif.
5. iklan bebas.
Hubungi : 085277166272 (sms only, maklum microfon hp sedang rusak)
Monday, 14 May 2012
Toko Soevenir Serba Lengkap
Published :
Monday, May 14, 2012
Author :
Ridha
Jika Anda berkunjung ke Aceh, belum lengkap jika Anda belum mengunjungi Putroe Aceh Souvenir. Di toko yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 67, Banda Aceh ini, sejumlah cinderamata seni dan budaya Aceh tersedia. Seperti batik, songket, kaos oblong, baju tari dan sejumlah busana lainnya. Aneka makanan, pernak-pernik khas Aceh juga bisa ditemui. Tidak terkecuali senjata khas masyarakat Aceh. Rencong.
Produk-produk ini adalah hasil kerajinan tangan dari masyarakat-masyarakat Aceh. Menurut Muhtar, pemilik Putroe Aceh Souvenir, sekitar 80 persen produknya diperoleh dari sejumlah pengrajin dengan cara konsinyasi. Muhtar memilih produk lokal, karena ingin mengangkat dan memperkenalkan budaya Aceh. Untuk menjaga produk tetap diminati, dia kerap melakukan survei terhadap barang-barang yang banyak diminati masyarakat.
Muhtar menjelaskan, Putroe Aceh Souvenir dirintis kembali dengan modal pas-pasan, setelah porak-poranda oleh hantaman badai tsunami, enam tahun silam. Selain di Jalan KH Ahmad Dahlan, shoow room Putro Aceh juga bisa ditemui di Jalan Panglateh Nomor 17, Merduati, Banda Aceh. Jika Anda tidak sempat ke sana, Anda juga bisa memesan melalui telepon di nomor 0651-21741 dan barang akan diantar langsung ke alamat Anda.
Alamat : Jalan Panglateh Nomor 17, Merduati, Banda Aceh
Phone : 0651-21741
Produk-produk ini adalah hasil kerajinan tangan dari masyarakat-masyarakat Aceh. Menurut Muhtar, pemilik Putroe Aceh Souvenir, sekitar 80 persen produknya diperoleh dari sejumlah pengrajin dengan cara konsinyasi. Muhtar memilih produk lokal, karena ingin mengangkat dan memperkenalkan budaya Aceh. Untuk menjaga produk tetap diminati, dia kerap melakukan survei terhadap barang-barang yang banyak diminati masyarakat.
Muhtar menjelaskan, Putroe Aceh Souvenir dirintis kembali dengan modal pas-pasan, setelah porak-poranda oleh hantaman badai tsunami, enam tahun silam. Selain di Jalan KH Ahmad Dahlan, shoow room Putro Aceh juga bisa ditemui di Jalan Panglateh Nomor 17, Merduati, Banda Aceh. Jika Anda tidak sempat ke sana, Anda juga bisa memesan melalui telepon di nomor 0651-21741 dan barang akan diantar langsung ke alamat Anda.
Alamat : Jalan Panglateh Nomor 17, Merduati, Banda Aceh
Phone : 0651-21741
Sunday, 6 May 2012
Visi dan Misi Disbudpar Aceh
Published :
Sunday, May 06, 2012
Author :
Ridha
VISI
Terwujudnya Pembangunan dan Pengembangan Potensi Budaya dan Pariwisata sebagai andalan pertumbuhan ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja dan usaha baru bagi masyarakat.
MISI
Menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata andalan nasional yang berbasis pada Agama Islam dan pelestarian nilai-nilai budaya.
- Tertatanya semua objek wisata (alam, agro, budaya dan minat khusus) dan menjadikan sebagai objek yang layak jual.
- Meningkatkannya koordinasi dan kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daerah dengan Stakeholders/para pelaku usaha wisata dan pihak terkait lainnya dalam rangka mengembangkan dan memajukan kebudayaan dan pariwisata daerah.
- Menjadikan budayawan dan pekerja seni sebagai ujung tombak pelestarian budaya dan seni daerah serta berperan sebagai ajang promosi daerah baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
- Terselenggaranya event-event daerah baik mayor, supporting, maupun corevent secara berkala sebagai media promosi wisata dan budaya daerah serta ikut berpartisipasi pada event nasional maupun event internasional.
- Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang mampu membuka peluang lapangan kerja dan usaha baru disektor pariwisata dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kategori
Aceh Barat
(7)
Aceh Barat Daya
(5)
Aceh Besar
(12)
Aceh Darussalam
(90)
Aceh Jaya
(5)
Aceh Selatan
(6)
Aceh Singkil
(6)
Aceh Tamiang
(1)
Aceh Tempo Dulu
(3)
Aceh Tengah
(8)
Aceh Tenggara
(2)
Aceh Timur
(3)
Aceh Utara
(5)
Alat Musik Tradisional Aceh
(2)
Berita Aceh
(150)
Budaya Aceh
(11)
Desa Wisata Lubuk Sukon
(4)
Ensiklopedia Bahasa Aceh
(11)
Hotel Aceh
(9)
Kabupaten Bener Meriah
(4)
Kabupaten Bireun
(1)
Kabupaten Gayo Lues
(3)
Kabupaten Pidie
(1)
Kerajaan Aceh
(5)
Kerajinan Aceh
(2)
Kesan Tentang Aceh
(9)
Kota Banda Aceh
(8)
Kota Langsa
(2)
Kuliner Aceh
(21)
Makam Ulama Aceh
(9)
Mesjid Bersejarah Aceh
(12)
Peninggalan Musibah Tsunami
(1)
Permainan Rakyat
(5)
Pesantren Aceh
(3)
Pulau Weh
(2)
Rempah-rempah Aceh
(3)
Resep Masakan Aceh
(23)
Sabang
(3)
Sejarah Aceh
(18)
Senjata Tradisonal Aceh
(1)
Simeulue
(1)
Souvenir Aceh
(3)
Subulussalam
(5)
Tarian Tradisional Aceh
(18)
Tips Pariwisata
(6)
Tokoh Aceh
(2)
Tradisi Aceh
(4)
Ulama Aceh
(22)
Video
(1)
Warisan Budaya Aceh
(6)
museum tsunami aceh
(1)
Tarian Aceh
Wisata Lainnya
Hotel Aceh
Sejarah Aceh
Pesan
1.Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.
2.Blog ini sungguh banyak sekali kekurangan, kami menerima kritik dan saran yang membangun blog supaya lebih bagus lagi.
3.Untuk mempermudah meng-akses lewat ponsel tambahkan /?m=1 di depan URL kami. contoh http://onlyceh.blogspot.com/?m=1 (Biaya murah).
4. Ingin tulisan atu karya anda tampil di blog ini, mudah saja ! silahkan share di Facebok dan kami akan menyertakan sumber dari anda.
5. Tinggalkan komentar anda (jika berkenan) dan Insyaallah kami akan follow anda.
6. Isi tulisan blog ini boleh di copas asalkan menyantumkan sumber aslinya.(Biar Sportif).
7. Saleum lon keu mandum ureung, meu'ah lon lakee meunyo na salah.
2.Blog ini sungguh banyak sekali kekurangan, kami menerima kritik dan saran yang membangun blog supaya lebih bagus lagi.
3.Untuk mempermudah meng-akses lewat ponsel tambahkan /?m=1 di depan URL kami. contoh http://onlyceh.blogspot.com/?m=1 (Biaya murah).
4. Ingin tulisan atu karya anda tampil di blog ini, mudah saja ! silahkan share di Facebok dan kami akan menyertakan sumber dari anda.
5. Tinggalkan komentar anda (jika berkenan) dan Insyaallah kami akan follow anda.
6. Isi tulisan blog ini boleh di copas asalkan menyantumkan sumber aslinya.(Biar Sportif).
7. Saleum lon keu mandum ureung, meu'ah lon lakee meunyo na salah.
Blogger Sahabat
- www.4visitaceh2013. blogspot.com
- www.acehdigital.com
- www.acehwaiting.blogspot.com
- www.amazingaceh.blogspot.com
- www.kekayaanaceh.blogspot.com
- www.safri4di.wordpress.com
- www.visit-aceh-2013.blogspot.com
- www.visitaceh2013.info
- www.visitaceh2013.multiply.com
- www.visitacehdarussalam. blogspot.com
- www.visittoaceh.blogspot.com
- www.wonderfulaceh.wix.com
- www.zonaaceh.blogspot.com











